Cara Riset Keyword SEO 2020 yang Harus di Perhatikan

Search Engine Optimization adalah teknik pemasaran digital yang memanfaatkan traffic organic melalui mesin pencari yang populer dan sudah menjadi kewajiban dalam era digital ini. Untuk memilih kata kunci yang tepat menentukan performa pencarian yang anda targetkan untuk website anda di mesin pencari seperti Google. Biasanya para SEO Copywriter ataupun SEO Content Writer melakukan riset keyword sebelum mereka menulis content untuk mendapatkan traffic yang relevan melalui blog atau article.

Langkah untuk melakukan riset keyword SEO bisa di lakukan menggunakan tools – tools gratis maupun berbayar. Untuk memilih keyword juga tergantung tingkat kesulitan, dan anda juga harus mengetahui peta persaingan kata kunci tersebut. Artikel yang anda tulis harus muncul di halaman pertama, dan menurut penelitian bahwa sekitar 75 persen para pencari solusi di google selalu membuka artikel di halaman pertama yang menarik.

Dan bagusnya lagi, apabila artikel anda berada di posisi perta hasil pencarian ataupun berada di posisi 0 sehingga artikel anda mendapatkan klik hingga 30 persen klik. Dengan memilih keyword yang tepat dan menggunakan keyword tersebut sebagai SEO Title tag atau judul artikel anda dan di variasi dengan kata – kata yang menarik dapat sehingga si pencari dengan mudah mengklik artikel anda.

Apa Langkah atau Cara Riset Keyword SEO yang harus anda perhatikan?

Pada elemen dalam melakukan riset keyword SEO terdapat langkah – langkah yang harus anda lakukan dengan memperhatikan volume pencarian atau search volume, tingkat kesulitan keyword tersebut (keyword difficulty), keyword suggestion dan SERP. Berikut hal yang harus anda perhatikan untuk riset keyword SEO.

1. Perhatikan Search Volume (Volume Pencarian)

memilih keyword search volume tinggi
memilih keyword search volume tinggi

Hal yang pertama dalam melakukan riset keyword SEO yang anda memilih kata kunci yang memiliki volume pencarian yang tinggi, dengan tingkat kesulitan yang rendah menggunakan tools gratis maupun tools riset kata kunci berbayar. Untuk melakukan ristet misalnya search volume tersebut berjumlah 10.000 itu artinya ada sekitar 10.000 pencari google dengan kata kunci terkait yang mencari menggunakan kata kunci tersebut.

2. Perhatikan Tingkat Kesulitan Kata Kunci (Keyword Difficulty)

tingkat kesulitan kata kunci: keyword difficulty
tingkat kesulitan kata kunci: keyword difficulty

Keyword Difficulty adalah hal yang menunjukkan seberapa sulit kata kunci tersebut untuk kita mencapai halaman pertama google, seberapa banyak saingan yang akan kita hadapi berdasarkan search result atau jumlah hasil pencarian. Biasanya keyword difficulty akan memperlihatkan berapa banyak baclink yang di butuhkan oleh sebuah artikel untuk bisa berada di halaman pertama hasil pencarian. Semakin sulit atau semakin tinggi keyword difficulty akan semakin banyak baclink yang anda butuhkan.

3. Perhatikan Saran Kata Kunci (Keyword Suggestion)

keyword suggestion: saran kata kunci
keyword suggestion: saran kata kunci

Keyword Suggestion adalah cara riset kata kunci SEO yang bisa anda gunakan. Misalnya anda akan melakukan riste keyword SEO “Jasa SEO Bali”, “Digital Marketing Bali” pada umumnya hasil atau suggestion yang akan anda dapatkan adalah “Longtail Keyword” atau kata kunci ekor panjang yang terdiri dari lebih dari 3 kata. Melalui fitur yang sangat membantu ini anda bisa mendapatkan saran Long Tail Keyword, karena pada umumnya pengunjung mencari kata kunci mencari kata kunci yang tren yang merupakan longtail keyword.

Baca Juga : 8 Strategi SEO 2019 – 2020 Paling Efektif

4. Posisi atau hasil pencarian SERP (Search Engine Result Page)

Posisi atau hasil pencarian SERP (Search Engine Result Page)
Posisi atau hasil pencarian SERP (Search Engine Result Page)

Search Engine Result Page SERP adalah hasil yang ditunjukkan halaman website dengan peringkat teratas berdasarkan keyword yang anda cari. SERP memiliki fungsi untuk melihat halaman – halaman website yang memliki kualitas dan menduduki peringkat teratas di hasil pencarian Google.

Dari empat hal yang diatas untuk melakukannya bisa anda lakukan dengan tools – tools SEO gratis maupun tools riset keyword SEO berbayar seperti UbberSuggest, Keyword Everywhere, Keyword Researcher Pro, Ahrefs, Moz, SEMrush, KWFinder, Soovle.

Menggunakan Tools Riset Keyword SEO

Untuk menggunakan tools riset keyword SEO seperti Ubersuggest anda bisa mencari longtail keyword berdasarkan branded keyword ataupun non branded keyword untuk perusahaan anda ataupun tempat anda bekerja. Dengan cara menggumpulkan semua keyword target anda dan membagi atau mengurutkan berdasarkan volume pencarian dari yang paling banyak hingga sedikit di dalam excel anda.

Kesimpulannya

Dari semua tools riset keyword SEO memiliki kekurangan dan juga kelebihan masing – masing. Ada beberapa tools yang menyediakan riset keyword SEO gratis dan ada juga mengharuskan anda untuk membayar lebih untuk bisa menggunakan semua fitur – fiturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WeCreativez WhatsApp Support
Tim support kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Silhkan tanya kami apa saja!
👋 Hi, ada yang bisa saya bantu?